Orang Sinting Pembunuh Kucing Anggora Dengan Ciu Buka Suara! Animal Defender Indonesia Bertindak

Orang Sinting Pembunuh Kucing Anggora Dengan Ciu Buka Suara! Animal Defender Indonesia Bertindak

gudangmodgacor.com - Kucing merupakan hewan berkaki 4 yang banyak dipelihara oleh banyak karena bulunya yang halus dan cantik. Sesama makhluk hidup ciptaan Tuhan YME harus sama-sama melindungi, namun tidak dengan kejadian yang sedang trending topik atau viral. Ya! Seorang pria yang tega mencecoki kucing anggora dengan minuman keras (ciu) hingga meninggal dunia, lalu siapakah pria yang tega membunuh kucing anggora tersebut?

Nah pria tersebut adalah Azzam, pria yang dikenal sebagai azzam cancel tersebut seketika menjadi viral karena aksinya yang dianggap tidak manusiawi lagi pada media sosial Twitter, Instagram.

Dalam video berdurasi pendek tersebut yang diunggah oleh Azzam, ia msedang mencecoki kucing tersebut dengan minuman keras ciu.

Karena aksi yang dilakukan oleh pria tersebut membuat warganet atau netizen menjadi geram dan menyerang azzam di media sosial.

Di akun instagram milik Azzam sendiri saat ini diserang oleh banyak warganet yang geram dengan aksinya tersebut.

Setelah viral video aksi azzam yang beredar di media sosial, kini pria yang tidak manusiawi tersebut akhirnya buka suara untuk memberikan klarifikasi atas apa yang sedang terjadi atua kejadian yang menimpa kucing anggora tersebut.

Didalam video klarifikasi tersebut, Azzam mengatakan bahwa kejadian yang sebenarnya yaitu minuman yang diberikan azzam kepada kucing itu bukan minuman keras ciu dan mengatakan bahwa yang ia berikan adalah minuman kelapa muda (degan) karena pada saat itu si kucing sedang mengalami keracunan.

Pada video yang telah beredar sudah terlihat jelas bahwa video itu sedang dicekoki minuman dalam botol plastik hingga kejang dan berakhir tewas atau meninggal dunia.

Video tersebut diunggah dalam story di Instagramnya dengan akun bernama @azzam_cancel.

Dalam instagramnya, azzam mengunggah story yang memperlihatkan kucing sedang dicekoki minuman keras sebanyak 6 video sampai mengunggah video dimana kucing tersebut sudah dalam keadaan diam tergeletak lemas hingga meninggal.

Dalam video tersebut juga terlihat bahwa kucing dengan bulu berwarna abu-abu putih tersebut tergeletak lemas dan bulunya tersebut dalam keadaan basah kuyup.

Atas video yang sedang viral tersebut, tim Animal Defender Indonesia akan melaporkan hal tersebut kepada pihak yang berwajib.

Dalam sebuah akun instagram @doniheradru membuat postingan di instagram yang menunjukan kucing tersebut sudah dalam keadaan tergeletak lemas, dalam foto tersebut juga terdapat caption yang dibuat oleh bapak doni "Jatuh talak 3 : kami tidak akan mengampuni dan berdamai dalam kasus ini.. yang bersangkutan silahkan siapkan pengacara.. kita bertempur sampai titik darah penghabisan.. J*hanam ini harus merasakan bui.. Mark my words.. Seorang (diduga) mahasiswa jogja, yang memjua dialektika2 kekirian yang pastinya proletariat atau bahkan marhaenis yang sangat kerakyatan, mampu sesadis ini pada hewan tak berdaya.. Kita bertemu segera, kisanak"

11 jam yang lalu dia juga melakukan update di instagramnya sebagai berikut :

UPDATE Agenda terkait kasus Azzam :⁣

1. Gue masih harus ke RS sore ini antar Momoth check up dan lepas jahitan di kaki. ⁣

2. Tim direncanakan berangkat ke Tulungagung jam 20.30, tiba sekitar jam 08.00 WIB. ⁣

3. Tim akan ke Polres Tulungagung hari Jumat pagi jam 09.00⁣

4. Selesai urusan Tulungagung, tim meluncur ke Malang untuk kopdar dengan @pkdi_malang hari jumat sore/malam, dan jadi nasum Seminar di Unbraw Sabtu pagi. ⁣

5. Tim berangkat pulang ke Jakarta Sabtu malam/Minggu pagi. ⁣

6. Flight yang disediakan panitia Unbraw akan dibatalkan, semoga masih ada refund barang sedikit, untuk dikonversi menjadi bensin + tol kendaraan kami. ⁣

7. Kami akan bawa merchandise untuk membiayai perjalanan modal nekat pelaporan polisi atas kasus Azzam. Akan kami gelar sebisanya di Jogja dan Malang. ⁣

8. Kawan2 yang mau bersama2 ke Polres atau berembug sebelum pelaporan, kami persilakan. Selalu terbuka untuk siapa saja. ⁣

9. Pelaporan oleh siapa saja boleh, makin banyak yang lapor, akan membuat perhatian. Walau, tindak pidana tidak bisa dihukum dua kali. Artinya, cuma bisa dihukum sekali saja. Gak bisa dobel2 pelaporan. ⁣

10. Yang Maha Pengasih dan Penyayang serta Maha Pengampun, itu adalah Tuhan. Gue dan kawan2 bukan Tuhan, jadi jangan minta ampun dan kasih sayang pada kami ya Azzam. Kami hanya manusia lemah berlumur amarah. Minta maaflah ke kucingnya, kami akan ampuni. Asal kucingnya bisa jawab "iya" pake bahasa Indonesia jelas. Dan minta maaflah ke Sang Pencipta. Kalo mau ketemu langsung sama pencipta guna minta maaf, kita bisa bantu atur secepatnya. ⁣

Jemmy, bersama kami selalu dalam perjuangan ini. We miss you a lot, brother. ⁣

Dan 2 jam yang lalu pak doni juga memberikan analisa sederhana sebagai berikut :

1. Tidak ada tampak usaha benar2 menolong dalam video. Semua seadanya, dan tidak ada kepanikan. Sangat santai, tidak menunjukkan kedaruratan.⁣⁣
⁣⁣
2. Kucing keracunan, ditolong sambil divideokan dan ditoyor2 saat sudah mati, sambil dikomentari. Jika ini kucing peliharaan, dimana owner saat ajal menjemput? Dimana kesedihan dan tangis owner yg umumnya mengiringi kematian peliharaan?⁣⁣
⁣⁣
3. Kebiasaan peminum, menuang minuman 1/5 atau 1/6 gelas. Sedikit sekali. Seperti di gelas plastik itu. Adakah mengobati keracunan dengan siapkan air sedikit macam org minum minuman keras? Ini analisa perilaku peminum⁣⁣
⁣⁣
4. Kucing Anggora, tidak memiliki naluri sebaik kucing lokal dalam insting berburu dan memakan hewan kecil seperti tikus. ⁣⁣
⁣⁣
5. Jika kucing dikatakan keracunan dan mati akibat makan tikus yang sudah diracun, level dosis fatal yang dimakan tikus, belum tentu menjadi dosis fatal pada kucing yang notabene badannya lebih besar. Perlu dosis berbeda, untuk mencapai dosis fatal. ⁣⁣
⁣⁣
6. Dikatakan bahwa kucing makan tikus yang sudah diracun. Sebegitu laparkah sang kucing ras yang enggan makan sembarangan hingga menyantap tikus? Badannya tidak menunjukkan kondisi dia super kelaparan. ⁣⁣
⁣⁣
7. Tindakan merekam dan mengunggah video dilengkapi dengan narasi provokatif, yang harus dipertanggungjawabkan. Motif akan terungkap setelah menjalani penyidikan/penyelidikan polisi nanti.⁣⁣
⁣⁣
8. Terduga pelaku dipersilakan menjelaskan alibinya, yang nantinya alibinya akan kita bantah point per point. ⁣⁣
⁣⁣
9. Kucing keracunan, salah satunya menunjukkan gejala2 seperti mulut berbusa, keluar darah dari mulut hidung telinga. Tidak ada tampak pada video tersebut. ⁣

10. Rentetan analisa ini bukan sikap reaksioner, namun menanggapi upaya2 menghindari jerat hukum si terduga pelaku. ⁣⁣

Lalu bagaimanakah kabar selanjutnya setelah si terduga pelaku pembunuhan kucing melakukan klarifikasi melalui akun media sosial Youtube. Pantengin terus gudang mod gacor. Terima kasih


Jika Anda merasa bahwa artikel dari situs ini sangat bermanfaat dan berguna, Anda dapat memberikan dukungan kepada kami dengan donasi melalui Bank atau dengan Pulsa Dana hasil dari donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain gudangmodgacor.com - Terima kasih. Jika terdapat link error, anda dapat menghubungi kami di Hubungi Kami dengan menyertakan alamat link yang error agar segera diperbaiki. Salam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel